Cemburu?

Setelah berfikir, menimbang. Keputusan ini disepakati, dan akan disematkan dalam hati.

Nadiah~ usah cemburu,

usah cemburu pada mereka yang akan tamat ijazah,

usah cemburu pada mereka yang melangkah mengambil sarjana,

usah cemburu mereka yang berjaya menjejakkan kaki menimba ilmu di bumi anbiya’

usah cemburu!

 

Tapi…

Cemburulah, pada mereka yang bersungguh menuntut ilmu

Cemburulah pada mereka yang bersungguh menghabiskan waktu untuk agama Allah

Cemburulah pada mereka yang merasai ‘manisnya’ kepahitan dakwah ini

Cemburulah pada anak-anak muda yang mantap peribadinya

Cemburulah pada mereka yang diberi peluang bertemu dengan para Ulama’

Cemburulah!

 

Lalu, cemburu ini, pantaskah dibiarkan begitu?

Ooh tidak, duhai hati, jom bangkit!

Andai kau terus menghitung kekuranganmu,

bilakah akan kau bangkit?

bilakah nanti kau akan jaid hamba yang bersyukur?

Kekurangan ini, hakikatnya satu kelebihan.

Cari hikmahnya

Intai rahsianya

Moga kau temui ia~

 

وَإِذۡ تَأَذَّنَ رَبُّكُمۡ لَٮِٕن شَڪَرۡتُمۡ لَأَزِيدَنَّكُمۡ‌ۖ وَلَٮِٕن ڪَفَرۡتُمۡ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ۬
"And when your Lord proclaimed: If ye give thanks, I will give you more; 
but if ye are thankless, lo! My punishment is dire"
-Surah Ibrahim:7-
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s